"Suratnya akan kami layangkan pada Kamis (4/10)," kata Tigor kepada wartawan, Selasa (2/10).
Menurut Tigor, pertandingan yang mempertemukan timnas asuhan
Nilmaizar dan timnas besutan Alfred Riedl sangat perlu dilakukan.
Tujuannya, agar terlihat pemain terbaik yang lebih pantas memperkuat
Indonesia di ajang Piala AFF 2012, 24 November-22 Desember 2012.
"Tentu kami juga tidak mau Indonesia menjadi tim pesakitan atau tim
yang selalu kalah saat Piala AFF nanti. Di tengah kondisi saat ini,
tentu kami tidak ingin timnas berdampak negatif karena mengirimkan
pemain-pemain yang bukan terbaik," kata Tigor.
"Adanya ajang uji coba dengan timnas Djohar, tentu masyarakat bisa
menilai, mana tim yang layak menjadi wakil untuk menjaga harga diri dan
gengsi bangsa ini," ujar Tigor.
Sejauh ini, kiprah Indonesia di tingkat internasional memang belum
baik. Sejak dikalahkan Bahrain 0-10 di babak kualifikasi Pra-Piala Dunia
2014, Indonesia baru memetik satu kemenangan. Itu saat Irfan Bachdim
menghadapai Brunei di Bandar Seri Begawan. Indonesia sendiri menuai
hasil seri di dua pertandingan masing-masing melawan Vietnam di
Surabaya, dan Filipina di Manila.
