Kemarin muncul kabar bahwa pihak KPSI akan mengirim surat pada PSSI untuk menggelar pertandingan di antara kedua "timnas". Menurut mereka, hal itu untuk memastikan siapa pemain-pemain terbaik Indonesia yang layak membela "Garuda" di Piala AFF 2012.
Menanggapi hal itu, Pemain Persisam Samarinda Ferdinand Sinaga yang saat ini mengikuti Training Camp tim KPSI di Batu, Malang, secara tegas menolak. Menurutnya tindakan itu hanya membuat suasana semakin kacau.
"Kurang baiklah, kita semua teman. Saya pribadi menolak. Kalau saya ditawarkan suruh bermain, berat sekali. Harusnya mereka KPSI dan PSSI bisa bicara baik-baik. Pemain sama-sama membela negara. Kalau tujuannya mau seleksi atau mencari pemain terbaik, tidak seperti itu caranya," tegas Ferdinand kepada detiksport, Rabu (3/10/2012).
"Masyarakat juga bisa menilai kok. Kurang baiklah caranya seperti ini. Kasihan semua pemain," sambungnya.
Hal senada juga diungkapkan Valentino Telaubun. Pemain Bontang FC IPL itu menolak jika proses seleksi pemain dengan cara seperti itu.
"Saya belum tahu baru dengar kabarnya sekarang. Tetapi kalau menurut saya tidak logislah kalau mau seleksi pemain dengan cara seperti itu. Cuma memperkeruh keadaaan. Kalau mau, semua pemain dipanggil untuk diseleksi, tapi dengan cara yang solid," ungkapnya.
"Saya kaget mendengar kabar ini. Saya pasti menolak. Nanti kalau ada yang kalah, malah tambah rumit. Menyatukan timnas jangan seperti itu," timpal pemain PSM Makassar, Rasyid Bakri.
(dtc/a2s) Sumber: detiksport
